Menu Tutup

5 Pekerjaan IT Yang Paling Mudah Ditemukan Untuk Saat Ini

Pasar kerja IT bisa sangat besar, namun menemukan pekerjaan IT yang paling mudah ditemukan tidaklah sulit. Sejak pandemi global pada tahun 2020, banyak peran telah beralih ke posisi hybrid atau bekerja dari rumah sehingga membuka pasar kerja bagi banyak profesional TI.

pekerjaan it yang paling mudah ditemukan

Kami telah mengumpulkan beberapa pekerjaan yang dapat dipertimbangkan jika berada di jalur sertifikasi untuk pekerjaan impian, peluang kerja ini mungkin lebih mudah ditemukan daripada yang kira. Hal ini tidak berarti kalian tidak perlu meningkatkan keterampilan dan belajar, namun hambatan untuk masuk ke pekerjaan TI dengan gaji yang baik tidak pernah semudah yang difikirkan.

1. Teknisi Help Desk

Posisi Helpdesk adalah tempat yang bagus untuk memulai jika baru mengenal TI. Rata-rata teknisi helpdesk memberikan dukungan teknis lini pertama kepada karyawan dan pelanggan dengan dukungan desktop, diagnostik jarak jauh, dan banyak lagi. Tanggung jawab utama umumnya mencakup mendiagnosis dan menyelesaikan masalah perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan masalah teknis lainnya melalui telepon, email, obrolan, dukungan jarak jauh, dan berbagai sistem tiket.

Karena banyaknya komunikasi yang dibutuhkan, kalian memerlukan keterampilan layanan pelanggan yang kuat karena akan sering berurusan dengan pengguna yang pusing. Jika ingin sedikit berlatih dan mempertajam keterampilan, maka peran help desk adalah tempat untuk melakukannya.

Kalian memerlukan perhatian terhadap detail, pemikiran analitis, kemampuan komunikasi yang baik, dan pengetahuan TI mendasar untuk dapat menjalankan peran ini dengan baik. Dengan mendapatkan sertifikasi dan pengalaman, kalian dapat naik level ke peran lain seperti teknisi khusus, dukungan desktop, admin sistem, atau peran admin jaringan dengan bayaran lebih tinggi.

Tanggung Jawab Sehari-hari: Menanggapi pertanyaan TI, menyelesaikan masalah teknis, memelihara dokumentasi TI, dan terhubung dengan staf TI lainnya ketika masalah kompleks muncul.

Keterampilan Utama: Harus memiliki pemahaman teknis yang kuat dan keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, dan layanan pelanggan yang sangat baik.

Kemajuan Karir: Peran Helpdesk membuka peluang untuk beralih ke peran yang lebih teknis seperti administrator jaringan atau sistem, spesialis TI, atau manajer TI. Memulai dari Helpdesk juga memberikan pemahaman menyeluruh tentang bisnis, memberi wawasan tentang cara kerja organisasi dan menjadikan aset bagi tim.

2. Cloud Engineer

Peran ini menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir berkat perusahaan yang mengambil langkah strategis ke layanan cloud. Cloud Engineer bertanggung jawab atas infrastruktur cloud jarak jauh yang diandalkan organisasi untuk menjaga sistem mereka tetap berjalan.

Tugas utama sebagai insinyur cloud mencakup banyak hal. Pekerjaan yang akan dilakukan dalam peran ini mencakup mengonfigurasi keamanan dan jaringan cloud, memastikan kinerja optimal, memecahkan masalah, dan mengelola operasi cloud sehari-hari. Keterampilan lain yang sering diabaikan dan sangat membantu bagi seorang cloud engineer meliputi:

  • Kemampuan manajemen proyek
  • Komunikasi
  • Manajemen waktu

Hal ini penting karena harus dapat bekerja dengan banyak tim selama penerapan dan peningkatan, di mana banyak tim harus mencapai sasaran tanpa melewati batasan waktu atau anggaran.

Tanggung Jawab Sehari-hari: Merancang dan mengelola lingkungan cloud, memastikan keamanan dan efisiensi sistem, pemecahan masalah, dan bekerja sama dengan klien atau tim internal untuk menjaga roda tetap berputar.

Keahlian Utama: Kemahiran dalam layanan cloud (AWS ,Azure ,Google Cloud), pemahaman tentang jaringan dan database, keterampilan analitis dan manajemen proyek yang kuat.

Kemajuan Karir: Potensi untuk menjadi arsitek cloud senior, konsultan cloud, atau pindah ke posisi manajerial semuanya tersedia dengan peran ini.

3. Analis Data

Analis data terampil dalam mengungkap informasi penting dan wawasan dari lautan data untuk membantu para eksekutif membuat keputusan bisnis yang penting. Seorang analis data menggunakan teknik mutakhir seperti pemodelan statistik, penambangan data, dan analitik untuk melihat tren dan korelasi dalam data yang kompleks.

Ini mungkin termasuk menganalisis perilaku pelanggan, pola penjualan, lalu lintas web, metrik operasional seperti waktu aktif, dan hampir semua pengukuran lainnya. Bagian yang menyenangkan dari peran ini adalah membuat visualisasi data dan dasbor untuk orang non-teknis menggunakan alat seperti SQL, Tableau, Power BI, dan Python untuk memahami angka melalui grafik, bagan, dan laporan interaktif yang menarik.

Peran analis data adalah menjembatani kesenjangan antara data mentah, tidak masuk akal, dan informasi berguna yang dapat diubah menjadi strategi bisnis. Temuan seorang analis data membantu bisnis lebih memahami pasar, pelanggan, dan potensi hasil, serta mempercepat pertumbuhan.

Tanggung Jawab Sehari-hari: Mencakup pengumpulan dan analisis data, menyiapkan laporan, mengidentifikasi tren, dan mendukung proses pengambilan keputusan yang melibatkan data.

Keterampilan Utama: Memerlukan keterampilan analitis yang kuat dan kemampuan untuk menafsirkan dan memvisualisasikan data serta menggunakan alat analisis data seperti SQL, Tableau, Power BI, dan Python.

Kemajuan Karir: Ke depannya analis data dapat beralih ke peran khusus seperti insinyur data, ilmuwan, atau analis BI.

4. Analis Keamanan Informasi

Analis keamanan informasi adalah garis pertahanan pertama dan terakhir dari infrastruktur perusahaan. Mereka mengunci semua sistem sensitif dan memastikan hanya pengguna resmi yang dapat mengakses sumber daya perusahaan.

Serangan siber sudah menjadi hal biasa, menjadikan pekerjaan penetration tester sebagai bidang yang berkembang bagi para profesional TI yang ingin mengembangkan bisnisnya. Tugasnya berkisar dari mengonfigurasi firewall dan jaringan pengujian penetrasi hingga menegakkan keamanan dan merespons serangan siber dan insiden keamanan lainnya.

Keamanan informasi tidak selalu glamor dan menarik seperti yang kita lihat di film, dengan banyak pekerjaan yang berfokus pada pencegahan dibandingkan mitigasi. Ini berarti banyak waktu yang dihabiskan untuk mengaudit log, menciptakan kesadaran pengguna, dan menyusun laporan untuk manajemen.

Peran ini terus berkembang dan analis harus memantau tren yang berkembang dalam keamanan siber dan beradaptasi dengan ancaman baru seperti malware, ransomware, dan phishing. Agar berhasil, kalian memerlukan keterampilan utama di berbagai bidang TI seperti keamanan jaringan, enkripsi, dan analitik, serta pandai memecahkan masalah terutama saat terjadi insiden.

Jika ingin memasuki bidang ini, lihat sertifikat seperti Security+, CISSP, CISA, dan CEH sebagai titik awal. Ancaman dunia maya semakin meningkat secara global menjadikan peran infosec sebagai tempat yang baik untuk mencari stabilitas pekerjaan dan gaji yang baik.

Tanggung Jawab Sehari-hari: Menerapkan dan memantau langkah-langkah keamanan saat ini dalam organisasi, melakukan penilaian risiko, dan merespons pelanggaran keamanan.

Keterampilan Utama: Mengetahui prinsip-prinsip dan praktik terbaik keamanan siber, memiliki pengalaman dengan alat keamanan dan metode investigasi, dan memiliki keterampilan analitis yang sangat baik.

Kemajuan Karir: Setelah ditetapkan sebagai analis keamanan informasi, memiliki jalur karier potensial seperti menjadi manajer keamanan, kepala petugas keamanan informasi, atau berspesialisasi dalam bidang seperti pengujian penetrasi atau konsultasi keamanan siber.

5. Pengembang Business Intelligence

Pengembang BI menciptakan platform yang memungkinkan analis data mengekstrak data sehingga pemimpin dapat mengambil keputusan bisnis yang penting. Sederhananya mereka membangun saluran dan platform yang memberikan visibilitas sehingga organisasi dapat memanfaatkan data mereka semaksimal mungkin.

Platform yang mereka terapkan memungkinkan analis data dan tim lain mengubah kumpulan data mentah menjadi solusi analitik seperti laporan interaktif, dasbor yang mudah dipahami, dan model prediktif. Keseluruhan proses ini mengubah angka-angka yang tampaknya tidak berarti menjadi tambang emas informasi sehingga memungkinkan para eksekutif untuk melihat tren-tren penting dan peluang-peluang yang mungkin mereka lewatkan.

Di tempat kerja, pengembang BI mungkin menemukan diri mereka mengkodekan saluran berbasis cloud dalam SQL, memvisualisasikan saluran penjualan di Power BI, meninjau dasbor Qlik dengan pemangku kepentingan, atau menerjemahkan kebutuhan bisnis ke dalam dokumen desain yang penuh dengan spesifikasi teknis untuk solusi potensial.

Sekali lagi, kemampuan analitis yang kuat dan keahlian dalam alat-alat BI diperlukan untuk dapat bersinar dalam peran yang berpusat pada data ini. Seiring waktu, pengembang BI mungkin berspesialisasi dalam bidang data tertentu atau beralih ke peran arsitek senior, manajer, atau tingkat C yang memandu strategi data perusahaan.

Tanggung Jawab Sehari-hari: Mengembangkan solusi BI, membuat dasbor dan laporan, dan bekerja dengan pemangku kepentingan untuk memahami kebutuhan data mereka.

Keterampilan Utama: Memerlukan keterampilan dalam SQL, pemodelan data, proses ETL, pengalaman dengan alat BI (Power BI), dan kemampuan analitis yang sangat baik.

Kemajuan Karir: Memiliki potensi untuk maju ke pengembang senior BI, arsitek BI, atau peran dalam manajemen data atau kepemimpinan analitik yang dibutuhkan perusahaan besar.

Kesimpulan

Menemukan pekerjaan impian adalah bagian yang mudah jika memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan. Ini adalah awal dari tantangan tersebut. Mempelajari cara meningkatkan keterampilan untuk pekerjaan ini sangat penting jika ingin memasuki pasar dan sumber belajar yang tepat akan membantu mencapainya.

Jika baru memulai di bidang TI dan perlu mempelajari seluk-beluk peran Helpdesk atau jika administrator TI berpengalaman yang ingin melanjutkan karier, sekarang kalian memiliki lebih banyak pilihan dibandingkan sebelumnya.

Meskipun peran-peran ini mungkin mudah ditemukan, belum tentu mudah untuk dilaksanakan. Ini memerlukan pengalaman dan sertifikasi untuk menyesuaikan dengan peran tersebut, namun dengan jalur studi yang tepat pasti akan dapat mencapai pekerjaan yang diinginkan.

Posted in Other

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *